Nama : Nafalia
Nim : (12001244)
Mata Kuliah : Magang 1
Semester/ Kelas : 4G PAI
karakteristik peserta didik dapat diartikan sebagai keseluruhan
pola perilaku pada kemampuan yang dimiliki oleh para peserta didik dari sebagai
hasil pembawaan dan memberi dampak pengaruh di lingkungan. Karakter peserta
didik adalah salah satu variabel dalam mendesain suatu pembelajaran yang
biasannya dapat didefinisikan sebagai latar belakang suatu pengalaman yang
dimiliki oleh perserta didik, Adapun aspek-aspek yang ada pada diri mereka
seperti kemampuan umum, dari ekspetasi terhadap pembelajaran dan ciri-ciri
jasmani serta emosi pada peserta didik yang dapat memberikan dampak dari
terhadap pembelajaran dan ciri-ciri jasmani serta emosi dalam peserta didik
yang memberikan dampak terhadap keefektifan belajar. Pada proses suatu
pembelajaran dapat berlangsung secara efektif atau tidak, sangat bergantung
pada pemahaman pendidik tentang karakteristik peserta didik dapat mempengaruhi
aktivitas yang perlu dilakukan dari hasil belajar yang akan di capai dan
penerapan yang tepat untuk pserta didik. Tengah masyarakat terlebih lagi di
dunia Pendidikan tidak asing lagi, karakteristik berasal dari kata karakter
yang berarti ciri, tabiat, watak dan kebiasaan yang dimiliki oleh seseorang
yang sifatnya yang relatif tetap. Hal ini akan menentukan suatu aktivitas didalamnya
mencapai suatu cita-cita atau tujuannya, memahami karakteristik individu atau
peserta didik.
Dengan mengidentifikasi karakteristik dalam peserta didik, guru
bisa membedakan, mengoptimalkan dan mengatasi terhadap kesulitan belajaran yang
dialami siswa. Adapun 3 macam karakteristik peserta didik yang harus di
perhatikan, yaitu :
1. Karakteristik yang berkaitan dengan kemampuan
awal siswa, contohnya kemampuan intelektual dan berpikir
2. Karakteristik yang berhubungan dengan latar
belakang dan status sosial siswa
3. Karakteristik yang berkaitan dengan
perbedaan-perbedaan dalam kepribadian misalnya sikap, perasaan dan minat
Kalau bapak dan ibu guru
yang sudah mengetahui karakteristik apa saja yang harus dapat diperhatikan,
saatnya melakukan pengkajian yang meliputi :
v Karakteristik Umum dapat berkaitan sebagai
budaya, suku, agama, gender dan latar belakang sebagai status sosial yang dapat
mempengaruhi sikap dan minat dalam belajar siswa.
Contohnya saat
merencanakan kerje kelompok, pertimbangkan perbedaan gander yang mungkin
memberi dampak pada perhatian dan tingkat suatu partisipasi siswa. Kelompok
dengan jenis gender yang beragam bisa bekerja dengan baik dikelas awal, tapi
bisa saja untuk menghambat pembelajaran siswa untuk beberapa kelas menengah.
v Kemampuan awal khusus pada pengetahuan dan
keterampilan yang sudah atau belum dimiliki siswa untuk mengetahuinya, kitab
isa melakukannya secara informal lewat pertanyaan dikelas atau lebih formal
dengan memberikan tes. Hasilnya akan menentukan siswa memiliki suatu kompetensi
yang diperlakukan untuk mengetahui materi Contohnya seperti saat dikelas akan
membahas tentang luas geometris, tes kemampuan awalnya berfokus pada suatu
keterampilan perkalian untuk mengidentifikasi apakah siswa bisa untuk memahami
materi selanjutnya yaitu seperti.
v Gaya Belajar yang dapat mengacu pada ciri-ciri
psikologis yang dapat mempengaruhi bagaimana cara pandangan dan respon pada
peserta didik agar stimulus dapat diberikan, sedangkan psikologis sini yang dimaksud
adalah sesuatu kekuatan dalam memberi persepsi, kebiasaan memproses suatu informasi,
motivasi, dan berbagai suatu aspek psikologis tersebut.
Pendidik harus mengembangkan pembelajaran sesuai
dengan bakat dan minat peserta didik. Adapun beberapa indikator yang dapat
digunakan dalam mengamati minat yang dimiliki oleh peserta didik
yakni, perasaan senang, ketertarikan peserta didik, perhatian dalam belajar,
keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran, manfaat dan fungsi mata
pelajaran. Jadi dalam Implikasinya dalam proses pembelajaran terutama
menghadapi tantangan pendidikan dari abad 21, seorang pendidik diharapakan
dapat menerapkan berbagai model dan media pembelajaran yang dapat menarik, kreatif, inovatif, menantang, dan
menyenangkan, menantang dalam menyampaikan tujuan/manfaat mempelajari materi
pelajaran. Adapun semua karakteristik yang bersifat umum siswa yang perlu
mendapatkan suatu perhatian dalam mendesain proses atau suatu aktivitas
pembelajaran, yaitu : kondisi sosial ekonomi, faktor budaya, jenis kelamin,
pertumbuhan, gaya belajar dan kemampuan dalam belajar.
Manfaat Memahami Karakteristik Siswa
Selain berperan penting untuk rancangan pembelajaran, ada beberapa manfaat lain yang didapatkan dari menganalisis karakteristik peserta didik dalam kelas, antara lain:
1. Mendapat gambaran yang lengkap tentang kemampuan awal siswa sebagai landasan untuk mencapai keberhasilan pembelajaran yang optimal.
2. Mengetahui jenis pengalaman yang telah dimiliki oleh siswa sehingga bisa memberikan materi secara tepat lewat contoh atau ilustrasi. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah menerima dan menyerap pengetahuan baru yang diberikan.
3. Mengetahui latar belakang sosial dan budaya siswa, contohnya tingkat pendidikan orang tua, sosial ekonomi, atau dimensi kehidupan lainnya, agar bisa disesuaikan dengan metode yang efisiens.
4. Mendapat informasi tentang tingkat pertumbuhan dan perkembangan siswa, baik jasmani maupun rohani, yang berpengaruh terhadap keberhasilan dan cara belajar mereka.
5. Mengetahui aspirasi dan kebutuhan siswa sehingga dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat.
6. Mengetahui tingkat penguasaan pengetahuan yang sudah diperoleh siswa sebelumnya.
7. Mendapat gambaran tentang tingkat penguasaan bahasa siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang bisa jadi pertimbangan dalam menyajikan materi.
8. Mengetahui sikap dan nilai yang ada dalam diri siswa, sebab hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk merencanakan pengajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar