Nama : Nafalia
Nim : 12001244
Semester/Kelas : 4G Pai
Kurikulum
merupakan alat sebagai perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang telah
diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi tentang rancangan
pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik pelajaran dalam satu periode
jenjang pendidikan. Penyusunan dalam perangkat mata pelajaran ini disesuaikan
dengan suatu keadaan dan mempunyai kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam
penyelenggaraan pendidikan tersebut serta dapat memenuhi kebutuhan pada
lapangan kerja. Lama waktu dalam satu kurikulum biasanya disesuaikan dengan
maksud dan tujuan dari sistem pendidikan yang telah dilaksanakan. Kurikulum ini
dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan yang
dimaksudkan dalam kegiatan pembelajaran secara menyeluruh. Sedangkan dalam
dunia Pendidikan kurikulum menjadi hal yang sangat penting. Tanpa adanya
Kurikulum yang tepat, maka para peserta didik pun tak akan memperoleh suatu target
pembelajaran yang sesuai. Seiring berkembangnya zaman Kurikulum dalam dunia
pendidikan pun terus mengalami juga pada perubahan. Semuanya disesuaikan dengan
kebutuhan peserta didik di eranya masing-masing nah, Seperti sekarang itu lebih
ke teknologi. Dengan penyesuaian tersebut, diharapkan setiap peserta didik
dapat menyesuaikan diri dengan baik setiap di lingkungan masyarakat kelak. Bagi
Anda yang bergelut di dunia pendidikan, tentu harus memahami apa itu Kurikulum
dan seluk beluknya. Berikut akan dijelaskan pengertian Kurikulum dan hal-hal
penting lain yang perlu kita dapat ketahui. Kurikulum berisi sekumpulan
rencana, tujuan, dan materi pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan
menjadi pedoman bagi setiap pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan
pembelajaran dengan baik. Jika dilihat secara etimologis, Kurikulum berasal
dari bahasa Yunani, yaitu “curir” yang berarti pelari, serta “curere” yang
berarti tempat berpacu. Dulu, istilah ini dipakai dalam dunia olahraga.
Kurikulum
memiliki beberapa fungsi dalam kaitannya dengan dunia pendidikan. Di antaranya
adalah fungsi penyesuaian, integrasi, diferensiasi, persiapan, pemilihan, serta
diagnostik. Untuk fungsi penyesuaian, artinya kurikulum dapat menyesuaikan
(beradaptasi) dengan perubahan zaman. Fungsi integrasi maknanya ia dapat
menjadi media pembentuk pribadi yang berintegritas. Sementara itu, fungsi
diferensiasi mengacu pada kegunaan kurikulum untuk dapat memberikan reward
kepada masing-masing individu meskipun mereka berbeda-beda. Untuk fungsi
persiapan, penyusunan kurikulum sekolah berguna untuk menyiapkan para siswa
supaya dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Fungsi pemilihan
memungkinkan peserta didik dapat menyesuaikan minat mereka dalam memilih
program pendidikan. Terakhir, fungsi diagnostik dapat mendorong para pelajar
untuk terus menggali potensi diri yang dimiliki.Guna mewujudkan semua fungsi
tersebut, sekolah atau lembaga pendidikan membutuhkan sarana dan prasarana yang
memadai. Untuk memenuhinya, sekolah bisa mengajukan pinjaman modal kerja dari
Pintek dengan bunga yang flat. Tentunya ini pilihan yang tepat untuk memajukan
kegiatan belajar di masa sulit.
Adapun
konsep kurikulum merupakan rancangan atau gambaran dari suatu kurikulum. Secara
umum, ada empat konsep kurikulum yaitu mulai dari konsep kurikulum humanistik,
rekonstruksi sosial, teknologi, serta akademik.
v Konsep
humanistic yaitu yang mendorong setiap individu untuk mengaktualisasikan diri.
v Konsep
rekonstruksi sosial mengacu pada pemenuhan kebutuhan sosial pada setiap
individu.
v Konsep
teknologi artinya kurikulum harus menyesuaikan perkembangan teknologi, dan
v konsep akademik berguna untuk mengawasi sekaligus menentukan materi yang akan dipelajari oleh peserta belajar.
Dalam dunia pendidikan kurikulum itu
sangat penting.Tanpa kurikulum para peserta didik tidak mendapatkan target
pembelajaran yang sesuai.Didalam kurikulum itu berisi sekumpulan rencana,tujuan,dan
materi pembelajaran.Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi
setiap pengajar supaya bisa mencapai target tujuan pembelajaran yang sesuai dan
baik.Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti ditempuh seorang
pelari agar mendapat penghargaan.Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian
menjadi sekumpulan mata pelajaran yang harus ditempuh dan di pelajari peserta
didik agar mendapatkan penghargaan atau iijazah.Kurikulum menjadi sangat
penting untuk dimiliki setiap sekolah sebagai pedoman bagi guru.Terutama bagi
sekolah-sekolah formal, dimana kurikulum akan menjadi pedoman dan memberikan
arah dalam pengajaran.Sesuai dengan pengertian kurikulum yaitu sesuatu yang
terencana maka dalam dunia pendidikan segala kegiatan siswa dapat diatur dengan
sedemikian rupa.Sehingga tujuan adanya pendidikan dapat tercapai.
ebagai contoh, seorang pembuat
kurikulum akan melihatnya sebagai suatu rencana untuk pengalaman kurikulum di
sekolah ( yang ideal) seorang guru akan melihatnya sebagai pemerintah atau
orang yang biasanya berada di luar ruang kelas yang mengatakan padanya unutk
mengajar (mempraktekkan) seorang siswa akan melihatnya sebagai apa yang harus
saya pelajari untuk lulus sekolah atau madrasah (kenyataan) dan orang tua melihatnya
sebagai apa yang sebenarnya telah dipelajari oleh anak saya di sekolah
(prestasi). Pihak lain mungkin akan melihatnya sebagai buku atau materi unutk
guru dan siswa.Istilah kurikulum di gunakan pertama kali pada olahraga pada
zaman Yunani kuno yang berasal dari kata curir dan curer, yang artinya jarak
yang harus ditempuh oleh seorang atlit. Pada waktu itu , orang mengistilahkan
dengan tempat berpacu atau tempat berlari dari mulai start sampai
finish.Kurikulum tidak hanya terbatas pada mata pelajaran, tetapi meliputi
segala sesuatu yang dapat mempengaruhi perkembangan peserta didik, dan bisa
menentukan arah atau mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi. Dengan kata lain
kurikulum haruslah menunjukkan kepada apa yang sebenarnya haru dipelajari oleh
peserta didik.
Ada
beberapa tujuan yang diharapkan dari disusunnya suatu kurikulum sekolah dasar
dan tingkat lainnya. Antara lain adalah sebagai berikut yaitu seperti :
Ø Alat Pendidikan :1. Memberi pengertian siswa terhadap sistem Pendidikan
2. Meratakan pendidikan
3. Membimbing siswa agar menjadi pribadi yang berdaya saing
Jadi, Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti ditempuh seorang pelari supaya mendapat medali atau penghargaan lainnya. Kemudian, istilah Kurikulum tersebut diadaptasi dalam dunia pendidikan. Jadi pengertian Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar