Senin, 30 Mei 2022

Perangkat Pembelajaran

Nama : Nafalia

Nim : 12001244

Semester / Kelas : 4G Pai

Mata Kuliah : Magang 1

Perangkat pembelajaran itu merupakan suatu perencanaan yang dipergunakan dalam saat proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting bagi seorang guru sebelum memulai proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang diperlukan dalam mengelola proses belajar mengajar dapat berupa yaitu seperti silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Aktivitas Siswa (LAS). Perangkat yang digunakan dalam proses pembelajaran yaitu disebut dengan perangkat pembelajaran. Jadi, Perangkat Pembelajaran dapat diartikan sebagai alat kelengkapan yang digunakan untuk membantu proses dalam pembelajaran. Pada penelitian ini perangkat pembelajaran yang digunakan yaitu terdiri dari silabus, RPP dan LAS. Perangkat pembelajaran merupukan hal yang harus perlu disiapkan oleh guru sebelum melaksanakan proses pembelajaran. Yang mana perangkat ini sebagai alat sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara menjadikan orang belajar. Maka dari itu pentingnya adaanya perangkat pembelajaran di sekolah, apalagi kita sebagai seorang guru harus bisa atau mengetahui tentang adannya suatu proses perangkat dalam pembelajaran. Karena hal itu wajib untuk kita ketika ingin menjjadi seorang guru untuk kedepannya maka kita bisa untuk megaplikasikan tentang perangkat pembelajaran

Dalam perencanaan pembelajaran dirancang juga dalam bentuk silabus dan RPP yang dapat mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian, dan skenario pembelajaran. Selanjutnya dijelaskan bahwa RPP adalah rencana pembelajaran yang dikembangkan secara rinci dari suatu materi pokok atau tema tertentu yang mengacu pada silabus. RPP mencakup ada beberapa hal yaitu seperti : 1) Data sekolah, mata pelajaran, dan kelas/ semester;  2) Materi Pokok; 3) Alokasi waktu; 4) Tujuan pembelajaran, KD dan indikator pencapaian kompetensi; 5) Materi pembelajaran; metode pembelajaran; 6) Media, alat dan sumber belajar; 7) Langkah-langkah kegiatan pembelajaran; dan 8) Penilaian. Pada lembar Kerja Siswa (LKS), yang mana LKS itu adalah sebuah lembaran yang berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. Tugas yang diperintahkan dalam LKS harus mengacu pada kompetensi dasar yang akan dicapai oleh siswa. Tugas tersebut dapat berupa tugas teoritis dan tugas praktis. LKS juga digunakan sebagai sarana untuk mengoptimalkan hasil belajar peserta didik dan meningkatkan dalam keterlibatan peserta didik dalam proses belajar mengajar di sekolah. Yang mana pada perangkat pembelajaran itu merupakan salah satu perangkat yang wajib harus disiapkan oleh seorang guru sebelum untuk memulai proses Belajar mengajar, Perangkat Pembelajaran terdiri dari :

v  Silabus yaitu perangkat yang berisi tentang Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang harus dicapai, untuk mencapainya diukur berdasarkan indikator pencapaian. Silabus ibarat ringkasan dari kurikulum karena didalamnya terdapat target pencapaian, media, dan lain sebagainya.

v  RPP yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan langkah-langkah yang harus di tempuh oleh guru dalam rangka untuk pemberian pelayanan kepada peserta didik. Perencanaan yang dirancang mencakup model, metode, pelaksanaan, evaluasi dan instrumen penilaian.

v  Prota yaitu Program tahunan atau yang disebut dengan Prota merupakan batasan materi yang harus diselesaikan dengan waktu yang tertera jelas dalam tabel program tahunan. Prota berisi distribusi materi selama satu tahun pelajaran yang terdiri dari dua semester, prota terbentuk dari program semester.

v  Promes yaitu Program semester atau yang biasa disebut dengan promes merupakan gambaran distribusi materi selama satu semester berdasarkan SK dan KD yang telah dirumuskan dalam Standar Isi.

v  Buku Absen yaitu buku ini berisi sejumlah nama peserta didik dalam kelas yang kita bina. Buku ini gunanya untuk mengontrol kehadiran pada anak peserta didik.

v  Buku Jurnal merupakan buku yang berisi beberapa catatan penilaian prilaku peserta didik selama pembelajaran dilaksanakan, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, kerjasama, dan lain sebagainya.

v  Buku penilaian yaitu digunakan untuk menyimpan data-data hasil evaluasi terhadap peserta didik.

v  Bundel portofolio merupakanTugas-tugas yang dikerjakan oleh siswa di kumpul jadi satu bundel, biasanya digabung perkelas bahkan per individu. Gunanya untuk mengetahui perkembangan kompetensi peserta didik, perubahan peserta didik terhadap penerimaan materi yang disampaikan dapat diukur sehingga memudahkan guru menentukan model dan metode yang akan diberikan.

v  Bank Soal adalah buku yang berisi kumpulan dari sejumlah soal yang akan diberikan kepada peserta didik.

v  Media sesuatu yang menyajikan pelajaran, media menjadi faktor penentuk keberhasilan pembelajaran. Tentang media, dibutuhkan inovasi dan kreativitas guru untuk menentukan media-media yang diperlukan dalam kaitannya dengan pokok bahasan yang diberikan.

Pembelajaran merupakan hal yang harus disiapkan oleh guru sebelum melaksanakan pembelajaran di suatu kelas. Perangkat ini merupakan alat atau perlengkapan, sedangkan pembelajaran adalah proses atau cara menjadikan orang agar mau belajar, perangkat pembelajaran adalah alat atau perlengkapan untuk melaksanakan proses yang memungkinkan pendidik dan peserta didik melakukan kegiatan pembelajaran. Perangkat pembelajaran ini sudah sepatutnya nya menjadi salah satu pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium atau di luar kelas. Terkait Perangkat pembelajaran,sejumlah bahan, alat, media, petunjuk dan pedoman yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Perangkat pembelajaran merupakan sekumpulan sumber belajar yang memungkinkan guru dan siswa melakukan kegiatan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk silabus dan RPP yang mengacu pada standar isi. Selain itu, dalam perencanaan pembelajaran juga dilakukan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian dan skenario pembelajaran. Jadi dapart kita simpulkan bahwa perangkat pembelajaran adalah sekumpulan sumber belajar atau alat pendukung yang digunakan oleh guru dan siswa dalam melakukan proses kegiatan belajar mengajar.

 

Selasa, 24 Mei 2022

Kurikulum

Nama : Nafalia

Nim : 12001244

Semester/Kelas : 4G Pai

Kurikulum merupakan alat sebagai perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang telah diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi tentang rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. Penyusunan dalam perangkat mata pelajaran ini disesuaikan dengan suatu keadaan dan mempunyai kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut serta dapat memenuhi kebutuhan pada lapangan kerja. Lama waktu dalam satu kurikulum biasanya disesuaikan dengan maksud dan tujuan dari sistem pendidikan yang telah dilaksanakan. Kurikulum ini dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan yang dimaksudkan dalam kegiatan pembelajaran secara menyeluruh. Sedangkan dalam dunia Pendidikan kurikulum menjadi hal yang sangat penting. Tanpa adanya Kurikulum yang tepat, maka para peserta didik pun tak akan memperoleh suatu target pembelajaran yang sesuai. Seiring berkembangnya zaman Kurikulum dalam dunia pendidikan pun terus mengalami juga pada perubahan. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di eranya masing-masing nah, Seperti sekarang itu lebih ke teknologi. Dengan penyesuaian tersebut, diharapkan setiap peserta didik dapat menyesuaikan diri dengan baik setiap di lingkungan masyarakat kelak. Bagi Anda yang bergelut di dunia pendidikan, tentu harus memahami apa itu Kurikulum dan seluk beluknya. Berikut akan dijelaskan pengertian Kurikulum dan hal-hal penting lain yang perlu kita dapat ketahui. Kurikulum berisi sekumpulan rencana, tujuan, dan materi pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi setiap pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan pembelajaran dengan baik. Jika dilihat secara etimologis, Kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu “curir” yang berarti pelari, serta “curere” yang berarti tempat berpacu. Dulu, istilah ini dipakai dalam dunia olahraga.

Kurikulum memiliki beberapa fungsi dalam kaitannya dengan dunia pendidikan. Di antaranya adalah fungsi penyesuaian, integrasi, diferensiasi, persiapan, pemilihan, serta diagnostik. Untuk fungsi penyesuaian, artinya kurikulum dapat menyesuaikan (beradaptasi) dengan perubahan zaman. Fungsi integrasi maknanya ia dapat menjadi media pembentuk pribadi yang berintegritas. Sementara itu, fungsi diferensiasi mengacu pada kegunaan kurikulum untuk dapat memberikan reward kepada masing-masing individu meskipun mereka berbeda-beda. Untuk fungsi persiapan, penyusunan kurikulum sekolah berguna untuk menyiapkan para siswa supaya dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Fungsi pemilihan memungkinkan peserta didik dapat menyesuaikan minat mereka dalam memilih program pendidikan. Terakhir, fungsi diagnostik dapat mendorong para pelajar untuk terus menggali potensi diri yang dimiliki.Guna mewujudkan semua fungsi tersebut, sekolah atau lembaga pendidikan membutuhkan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk memenuhinya, sekolah bisa mengajukan pinjaman modal kerja dari Pintek dengan bunga yang flat. Tentunya ini pilihan yang tepat untuk memajukan kegiatan belajar di masa sulit.

Adapun konsep kurikulum merupakan rancangan atau gambaran dari suatu kurikulum. Secara umum, ada empat konsep kurikulum yaitu mulai dari konsep kurikulum humanistik, rekonstruksi sosial, teknologi, serta akademik.

v  Konsep humanistic yaitu yang mendorong setiap individu untuk mengaktualisasikan diri.

v  Konsep rekonstruksi sosial mengacu pada pemenuhan kebutuhan sosial pada setiap individu.

v  Konsep teknologi artinya kurikulum harus menyesuaikan perkembangan teknologi, dan

v  konsep akademik berguna untuk mengawasi sekaligus menentukan materi yang akan dipelajari oleh peserta belajar.

Dalam dunia pendidikan kurikulum itu sangat penting.Tanpa kurikulum para peserta didik tidak mendapatkan target pembelajaran yang sesuai.Didalam kurikulum itu berisi sekumpulan rencana,tujuan,dan materi pembelajaran.Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi setiap pengajar supaya bisa mencapai target tujuan pembelajaran yang sesuai dan baik.Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti ditempuh seorang pelari agar mendapat penghargaan.Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi sekumpulan mata pelajaran yang harus ditempuh dan di pelajari peserta didik agar mendapatkan penghargaan atau iijazah.Kurikulum menjadi sangat penting untuk dimiliki setiap sekolah sebagai pedoman bagi guru.Terutama bagi sekolah-sekolah formal, dimana kurikulum akan menjadi pedoman dan memberikan arah dalam pengajaran.Sesuai dengan pengertian kurikulum yaitu sesuatu yang terencana maka dalam dunia pendidikan segala kegiatan siswa dapat diatur dengan sedemikian rupa.Sehingga tujuan adanya pendidikan dapat tercapai.

ebagai contoh, seorang pembuat kurikulum akan melihatnya sebagai suatu rencana untuk pengalaman kurikulum di sekolah ( yang ideal) seorang guru akan melihatnya sebagai pemerintah atau orang yang biasanya berada di luar ruang kelas yang mengatakan padanya unutk mengajar (mempraktekkan) seorang siswa akan melihatnya sebagai apa yang harus saya pelajari untuk lulus sekolah atau madrasah (kenyataan) dan orang tua melihatnya sebagai apa yang sebenarnya telah dipelajari oleh anak saya di sekolah (prestasi). Pihak lain mungkin akan melihatnya sebagai buku atau materi unutk guru dan siswa.Istilah kurikulum di gunakan pertama kali pada olahraga pada zaman Yunani kuno yang berasal dari kata curir dan curer, yang artinya jarak yang harus ditempuh oleh seorang atlit. Pada waktu itu , orang mengistilahkan dengan tempat berpacu atau tempat berlari dari mulai start sampai finish.Kurikulum tidak hanya terbatas pada mata pelajaran, tetapi meliputi segala sesuatu yang dapat mempengaruhi perkembangan peserta didik, dan bisa menentukan arah atau mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi. Dengan kata lain kurikulum haruslah menunjukkan kepada apa yang sebenarnya haru dipelajari oleh peserta didik.

Ada beberapa tujuan yang diharapkan dari disusunnya suatu kurikulum sekolah dasar dan tingkat lainnya. Antara lain adalah sebagai berikut yaitu seperti :

Ø  Alat Pendidikan :1. Memberi pengertian siswa terhadap sistem Pendidikan

                                2. Meratakan pendidikan

                                3. Membimbing siswa agar menjadi pribadi yang berdaya saing

Jadi, Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti ditempuh seorang pelari supaya mendapat medali atau penghargaan lainnya. Kemudian, istilah Kurikulum tersebut diadaptasi dalam dunia pendidikan. Jadi pengertian Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi 


Selasa, 17 Mei 2022

Karakteristik Peserta Didik

Nama : Nafalia

Nim : (12001244)

Mata Kuliah : Magang 1

Semester/ Kelas : 4G PAI

karakteristik peserta didik dapat diartikan sebagai keseluruhan pola perilaku pada kemampuan yang dimiliki oleh para peserta didik dari sebagai hasil pembawaan dan memberi dampak pengaruh di lingkungan. Karakter peserta didik adalah salah satu variabel dalam mendesain suatu pembelajaran yang biasannya dapat didefinisikan sebagai latar belakang suatu pengalaman yang dimiliki oleh perserta didik, Adapun aspek-aspek yang ada pada diri mereka seperti kemampuan umum, dari ekspetasi terhadap pembelajaran dan ciri-ciri jasmani serta emosi pada peserta didik yang dapat memberikan dampak dari terhadap pembelajaran dan ciri-ciri jasmani serta emosi dalam peserta didik yang memberikan dampak terhadap keefektifan belajar. Pada proses suatu pembelajaran dapat berlangsung secara efektif atau tidak, sangat bergantung pada pemahaman pendidik tentang karakteristik peserta didik dapat mempengaruhi aktivitas yang perlu dilakukan dari hasil belajar yang akan di capai dan penerapan yang tepat untuk pserta didik. Tengah masyarakat terlebih lagi di dunia Pendidikan tidak asing lagi, karakteristik berasal dari kata karakter yang berarti ciri, tabiat, watak dan kebiasaan yang dimiliki oleh seseorang yang sifatnya yang relatif tetap. Hal ini akan menentukan suatu aktivitas didalamnya mencapai suatu cita-cita atau tujuannya, memahami karakteristik individu atau peserta didik.

Dengan mengidentifikasi karakteristik dalam peserta didik, guru bisa membedakan, mengoptimalkan dan mengatasi terhadap kesulitan belajaran yang dialami siswa. Adapun 3 macam karakteristik peserta didik yang harus di perhatikan, yaitu :

1.     Karakteristik yang berkaitan dengan kemampuan awal siswa, contohnya kemampuan intelektual dan berpikir

2.     Karakteristik yang berhubungan dengan latar belakang dan status sosial  siswa

3.     Karakteristik yang berkaitan dengan perbedaan-perbedaan dalam kepribadian misalnya sikap, perasaan dan minat

 

Kalau bapak dan ibu guru yang sudah mengetahui karakteristik apa saja yang harus dapat diperhatikan, saatnya melakukan pengkajian yang meliputi :

v  Karakteristik Umum dapat berkaitan sebagai budaya, suku, agama, gender dan latar belakang sebagai status sosial yang dapat mempengaruhi sikap dan minat dalam belajar siswa.

Contohnya saat merencanakan kerje kelompok, pertimbangkan perbedaan gander yang mungkin memberi dampak pada perhatian dan tingkat suatu partisipasi siswa. Kelompok dengan jenis gender yang beragam bisa bekerja dengan baik dikelas awal, tapi bisa saja untuk menghambat pembelajaran siswa untuk beberapa kelas menengah.

 

v  Kemampuan awal khusus pada pengetahuan dan keterampilan yang sudah atau belum dimiliki siswa untuk mengetahuinya, kitab isa melakukannya secara informal lewat pertanyaan dikelas atau lebih formal dengan memberikan tes. Hasilnya akan menentukan siswa memiliki suatu kompetensi yang diperlakukan untuk mengetahui materi Contohnya seperti saat dikelas akan membahas tentang luas geometris, tes kemampuan awalnya berfokus pada suatu keterampilan perkalian untuk mengidentifikasi apakah siswa bisa untuk memahami materi selanjutnya yaitu seperti.

 

v  Gaya Belajar yang dapat mengacu pada ciri-ciri psikologis yang dapat mempengaruhi bagaimana cara pandangan dan respon pada peserta didik agar stimulus dapat diberikan, sedangkan psikologis sini yang dimaksud adalah sesuatu kekuatan dalam memberi persepsi, kebiasaan memproses suatu informasi, motivasi, dan berbagai suatu aspek psikologis tersebut.

Jadi dalam proses suatu pembelajaran yang dapat berlangsung secara efektif atau tidak, hal ini sangat bergantung pada suatu pemahaman pendidik dengan tentang karakteristik yang dimiliki oleh peserta didik. Dengan memahami sebuah karakteristik pada peserta didik dapat  di pengaruhi aktivitas yang perlu dilakukan, Adapun hasil belajar yang akan dicapai, dan penerapan asesmen yang tepat untuk peserta didik. Adapun beberapa aspek yang dapat mempengaruhi suatu pembentukan dari karakteristik peserta didik sebagai berikut yaitu seperti etnik, kultural, status sosial, minat.

Pendidik harus mengembangkan pembelajaran sesuai dengan bakat dan minat peserta didik. Adapun beberapa indikator yang dapat digunakan dalam mengamati minat yang dimiliki oleh peserta didik yakni, perasaan senang, ketertarikan peserta didik, perhatian dalam belajar, keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran, manfaat dan fungsi mata pelajaran. Jadi dalam Implikasinya dalam proses pembelajaran terutama menghadapi tantangan pendidikan dari abad 21, seorang pendidik diharapakan dapat menerapkan berbagai model dan media pembelajaran yang dapat  menarik, kreatif, inovatif, menantang, dan menyenangkan, menantang dalam menyampaikan tujuan/manfaat mempelajari materi pelajaran. Adapun semua karakteristik yang bersifat umum siswa yang perlu mendapatkan suatu perhatian dalam mendesain proses atau suatu aktivitas pembelajaran, yaitu : kondisi sosial ekonomi, faktor budaya, jenis kelamin, pertumbuhan, gaya belajar dan kemampuan dalam belajar.

Manfaat Memahami Karakteristik Siswa

Selain berperan penting untuk rancangan pembelajaran, ada beberapa manfaat lain yang didapatkan dari menganalisis karakteristik peserta didik dalam kelas, antara lain:

1. Mendapat gambaran yang lengkap tentang kemampuan awal siswa sebagai landasan untuk mencapai keberhasilan pembelajaran yang optimal.

2. Mengetahui jenis pengalaman yang telah dimiliki oleh siswa sehingga bisa memberikan materi secara tepat lewat contoh atau ilustrasi. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah menerima dan menyerap pengetahuan baru yang diberikan.

3. Mengetahui latar belakang sosial dan budaya siswa, contohnya tingkat pendidikan orang tua, sosial ekonomi, atau dimensi kehidupan lainnya, agar bisa disesuaikan dengan metode yang efisiens.

4. Mendapat informasi tentang tingkat pertumbuhan dan perkembangan siswa, baik jasmani maupun rohani, yang berpengaruh terhadap keberhasilan dan cara belajar mereka.

5. Mengetahui aspirasi dan kebutuhan siswa sehingga dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat.

6. Mengetahui tingkat penguasaan pengetahuan yang sudah diperoleh siswa sebelumnya.

7. Mendapat gambaran tentang tingkat penguasaan bahasa siswa, baik secara lisan maupun tertulis, yang bisa jadi pertimbangan dalam menyajikan materi.

8. Mengetahui sikap dan nilai yang ada dalam diri siswa, sebab hal ini dapat dijadikan pertimbangan untuk merencanakan pengajaran.

Perangkat Pembelajaran (Silabus, Rpp, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, LKS Dan Perangkat Evaluasi)

Nama : Nafalia Nim : 12001244 Kelas/Semester : 4G Pai Mata Kuliah : Magang 1 (Mengulas Materi) Dalam perangkat pembelajaran adalah suatu kum...