Senin, 28 Maret 2022

KULTUR SEKOLAH

Nama : Nafalia

Nim : 12001244

Kelas : 4G PAI

Mata Kuliah : Magang 1


Apa itu kultur ?

Menurut saya kultur itu suatu budaya, dapat diartikan juga bahwa kultur sebagai pola perilaku terhadap manusia contohnya saja perilaku terhadap budaya yang ada dimasyarakat itu pastinnya berbeda-beda disetiap lingkungan, budaya ini juga sebagai tindakan atau norma, misalnya tindakan seperti keyakinan Bersama yang dimiliki anggota organisasi untuk membentuk suatu perilaku mereka disekolah, Dalam Lembaga Pendidikan disekolah pun mempunyai suatu budaya seperti siswa menyapa gurunnya, sesame kawan saling menghargai dan masih banyak lagi, sedangkan norma itu perilaku yang sangat sering kita lihat dalam sebuah organisasi saja yang kita ambil contohnya organisasi akan bertahan lama jika anggota nya mewariskan kepada anggota yang baru, anggota baru nya itu lah yang akan melanjutkan organisasi tersebut maka dari itu organisasi terbut menjadi bertahan. Jadi yang dimaksud budaya disini sebagai adat istiadat yang sudah berkembang dari sejak dulu, sedangkan tradisi itu sebagai bentuk sikap atau kebiasaan masyarakat dalam perilaku sehari-hari di masyarakat. Jadi kultur sekolah itu adalah sautu keyakinan yang mempunyai nilai-nilai untuk menjadi suatu pengikat kuat dalam masyarakat yang dapat memecahkan masalah yang sangat sulit dihadapi sekolah contohnya seperti untuk mencetak kelulusan yang cerdas, terampil, dan mandiri. Perilaku dalam kultur sekolah merupakan suatu perilaku terhadap budaya sekolah yang dapat memberikan suatu pengaruh terhadap kehidupan yang ada di lingkungan sekolah dan memberi suatu dampak pengaruh positif contohnya saja dari teknologi yang sekarang sudah mulai canggih sehingga kita juga bisa lebih jelas mengetahui informasi yang sangat jelas melalui internet sedangkan dari dampak negative ini ketika kita menyalahgunakan apalagi sekarang kebanyakan anak-anak lebih hobinnya seperti game sehigga akan tercandu dan lupa akan untuk belajar. Kultur positif menjadiakan suatu modal dalam melakukan Pendidikan seperti memperhatikan  kecerdasan nilai siswa untuk memperbaiki kondisi agar lebih berkembang, sedangkan kultur negative yaitu dalam perilaku siswa menyebabkan siswa itu tidak akan bisa berkembang dan akan banyak sekali permasalahan yang akan dihadapi jika permasalahan itu bisa diubah agak menjadi baik maka bisa menjadi agak membawa kedampak posif pula, Jadi di setiap aktifitas siswa dalam kesehariannya itu tidak akan lepas dari suatu proses bahkan dalam berfikirnya.

Kultur sekolah juga suatu bentuk yang mempunyai komitmen yang dilakukan untuk melakukan hidup agar kita ketika ada masalah bisa memecahkan masalah sulit yang ada disekolah, karena setaip sekolah mempunyai budaya yang berbeda-beda. Maka kultur sekolah ini mempunyai suatu keyakinan milik Bersama untuk menjadi pengikat yang kuat sebagai warga masyarakat sekolah dan warga tersebut tetap mempunyai budaya yang harus dipatuhi di sekitar warga. Telah terbukti disuatu lingkungan masyrakat disekolah menghadapi suatu masalah sepeti dalam ia mengenal lingkungan baru nya dan terkadang melakukan sesuatu agar masalah yang sulit itu selesai, sehingga pola pikiran mereka tersebut akan diajrkan kepada anggota barunnya agar mereka mendapat suatu pandangan agar mereka memahami ataupun bertindak untuk menghadapi suatu masalah yang ada dilingkungan.

Kultur sekolah juga memiliki suatu peran yang dapat menghasilkan suatu kinerja yang sangat baik, oleh karena itu perlunnya untuk membangun hubungan antar warga sekolah yang mempunyai pola piker yang positif untuk memperbaiki suatu kualitas yang ada disekolah. Adapun factor penghambat untuk mencapai suatu prestasi disekolah yaitu kultur atau biasa disebut dengan suatu budaya yang ada dilingkungan sekolah. Karena untuk memperbaiki kualitas yang ada didalam sekolah kita perlu melakukan hal terhadap kultur tersebut. Dalam peningkatan suatu kualitas sekolah yaitu tadi ada kulktur yang positif contohnya seperti Kerjasama agar mencapai suatu prestasi dalam belajar, sedangkan kultur negative contohnya ada siswa yang masih takut dalam memberikan suatu pertanyaan, sedangkan kultur sekolah netral contohnya seperti mengadakan acara dalam arisan keluarga. Untuk mengetahui suatu kultur sekolah kita dapat melakukan suatu penelitian tersebut seperti : pedoman wawancara, lembar observasi, dokumen, kuesioner. Adapun beberapa data yang bisa diambil lewat kepala sekolah, guru, siswa, komite sekolah, dan mungkin lain sebagainnya yang tau terkait perkembangan sekolah  atau yang mengikut adil dalam proses tersebut. Jadi, setelah melakukan penelitian terhadap lingkungan sekolah tetapi hasil tersebut yang kita cari harus ditampilkan agar tidak salah seperti mengumpulkan suatu nilai ataupun suatu keyakinan masyarakat yang ada di sekolah agar lebih jelas untuk mengetahui jenis yan mana positif, negative, maupun netral.

Adapun tanda-tanda suatu perubahan yaitu seperti terkait mutu sepeti kreativitas dalam metode suatu pembelajaran, suasana belajar yang menyenangkan, tugas dikerjakan dengan kreatif sedangkan yang berkaitan dengan moral seperti kurangnya pelanggaran kedisiplinan, berprilaku percaya diri, tumbuhnya suatu persaingan atar siswa, sedangkan terkait Pendidikan multicultural seperti adannya kebersamaan dalm kelompok etnik, menghormati suatu perbedaan, menjunjung tinggi dalam kepetingan, menjunjung tinggi kepentingan, menyelesaikan suatu masalah dengan musyawarah. Contoh apa saja yang termasuk kultur yang ada disekolah seperti budaya suka membaca, bersih, disiplin, Kerjasama, saling percaya, saling memberi penghargaan, dan budaya berprestasi. Jadi setiap sekolah itu memiliki kultur yang berbeda-beda yang sesuai budaya yang telah melekat dalam suatu tradisi yang mempunyai suatu pengalaman didalam sekolah. Sekolah-sekolah yang memiliki budaya yang baik akan mendapatkan suatu apresiasi dari lingkungan warga. Untuk memasarkan suatu sekolah yang unggul dan berkualitas untuk menjadi suatu modal agar bisa menarik minat suatu masyarakat, maka dengan itulah sekolah tersebut akan dapat sebuah pengakuan oleh warga dilingkungan tersebut. Dengan adannya pengakuan tersebut maka akan membuat para orang tua tidak akan ragu lagi untuk menyekolahkan anak nya agar dapat Pendidikan yang lebih bagus, maka dari itu perlu nya ada pembimbing dan kerja samannya antara siswa, guru dan orang tua untuk memperoleh keberhasilan yang dapat juga dibanggakan sekolah tersebut.

 

 

Perangkat Pembelajaran (Silabus, Rpp, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, LKS Dan Perangkat Evaluasi)

Nama : Nafalia Nim : 12001244 Kelas/Semester : 4G Pai Mata Kuliah : Magang 1 (Mengulas Materi) Dalam perangkat pembelajaran adalah suatu kum...