Minggu, 12 Juni 2022

Sistem Evaluasi

Nama : Nafalia

Nim : 12001244

Semester/Kelas : 4G/Pai

Mata Kuliah : Magang 1

Evaluasi adalah sebagai suatu alat untuk mengumpulkan informasi tentang sistem pendidikan. Mengevaluasi pendidikan ialah mengumpulkan suatu informasi agar terhadap pendidikan itu dapat  diambil dengan suatu tindakan. Hasilnya diperlukan untuk membuat berbagai putusan dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Bahwa evaluasi pembelajaran adalah suatu proses untuk mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasi informasi secaras sistematik untuk menetapkan sejauh mana ketercapaian tujuan pembelajaran. Untuk dapat melaksanakan suatu penilaian perlu melakukan pengukuran terlebih dahulu, sedangkan pengukuran tidak akan mempunyai makna tanpa melakukan penialaian. pengukuran dapat juga diartikan sebagai pemberian angka kepada suatu karakteristik tertentu yang didasarkan pada aturan atau formulasi yang jelas. Fungsi evaluasi dapat dibedakan menjadi dua yakni fungsi hasil belajar dan fungsi evaluasi hasil pengajaran. Evaluasi hasil belajar antara lain yaitu seperti  Fungsi formatif Evaluasi yang dilakukan selama pembelajaran  berlangsung dapat memberika informasi yang berupa umpan balik bagi guru maupun bagi siswa. Dan Fungsi sumatif Dalam pelaksanaan  evaluasi hasil belajar tes sumatif biasanya dilakukan pada akhir program   pengajaran. Misalnya pada tengah semester, akhir semeter dan akhir tahun ajaran. Sistem evaluasi pada kurikulum 2013 dinilai sangat efektif untuk mengukur hasil belajar siswa namun pada pelaksanaannya guru masih menggunakan prosedur penilaian KTSP, dan untuk mengukur hasil belajar siswa guru dominan  menggunakan tes sedikit menggunakan non tes, hal ini dinilai kurang efektif dengan sistem penilaian pada K-13 menggunakan penilaian autentik yang tidak hanya menggunakan tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Aspek non tes juga sangat diperlukan untuk mengukur hasil belajar siswa karna pada hakikatnya  peserta didik memiliki kemampuan yang berbeda – beda antara satu sama lain nya. Sistem evalusi yang ditetapkan sebagai berikut :

v  Acuan EHP Adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk menetapkan keberhasilan peserta didik. Acuan yang digunakan adalah system penilaian standar mutlak atau Penilaian Acuan Patokan (PAP) yaitu penilaian yang ditujukan kepada tujuan instruksional yang harus dikuasai oleh peserta didik.

v  Waktu Ujian dan Jenis Ujian yang dilaksanakan selama proses pembelajaran/semester berjalan, Ujian sumatif bertujuan untuk menilai perkembangan, kemajuan dan kemampuan peserta didik dalam tahap/interval tertentu.

Sistem evaluasi sebagai suatu alat mengumpulkan informasi tentang sistem pendidikan. Mengevaluasi pendidikan ialah mengumpulkan informasi agar terhadap pendidikan itu dapat diambil tindakan untuknya. Hasilnya diperlukan untuk membuat berbagai putusan dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Evaluasi pembelajaran juga merupakan suatu proses mengumpulkan, menganalisis dan menginterpretasi informasi secara sistematik untuk menetapkan sejauh mana ketercapaian tujuan pembelajaran itu. Evaluasi juga adalah pengukuran serta perbaikan, dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, contohnya membandingkan berbagai hasil dari kegiatan yang dibuat. Maka dapat diartikan, evaluasi ini merupakan suatu proses perbandingan dan pengukuran, dari hasil akhir pekerjaan. Mana yang sudah tercapai, dan mana yang belum tercapai. Sistem dalam evaluasi ini memiliki dua jenis berbeda, yaitu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Yang pertama yaitu evaluasi formatif, penilaian terhadap hasil yang telah dicapai oleh evaluasi ini, dari kegiatan atau program kerja yang telah dilaksanakan. Biasanya, evaluasi ini dilakukan secara rutin, setiap bulan atau per tahun. Sesuai dengan keperluan informasi hasil penilaian, dimana manfaatnya, memberikan umpan balik kepada manajer program, terkait kemajuan yang telah dicapai. Selain itu juga untuk mengetahui, apa saja hambatan yang dihadapi selama kegiatan pun program kerja berlangsung. Yang kedua yaitu evaluasi sumatif, penilaian terhadap hasil yang telah dicapai dari kegiatan atau program kerja, secara keseluruhan, dari awal hingga akhir. Evaluasi jenis ini dilakukan diakhir kegiatan, dengan jangka waktu yang ditetapkan. Jika program kerja atau kegiatan memiliki jangka waktu enam bulan maka evaluasi sumatif, jika dilakukan menjelang akhir bulan tersebut. Sementara untuk evaluasi dari dampak kegiatan atau program kerja, bisa dilakukan usai proyek berakhir, dengan memperhitungkan efeknya yang sudah nyata terlihat. Evaluasi pembelajaran harus menyadari keterbatasan dan kelemahan dalam teknik evaluasi yang digunakan. Berdasarkan kesadaran itu perlu untuk lebih memperhatikan kebijakan yang diadopsi setelah melakukan penilaian. Pengertian Evaluasi Sistem Informasi Berdasarkan keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa evaluasi sistem informasi adalah suatu kegiatan terencana yang bertujuan untuk memeriksa dan menilai sumber daya dalam organisasi untuk mendapatkan hasil yang dibandingkan dengan menggunakan tolok ukur tertentu untuk memperoleh hasil mengenai kinerja sumber daya organisasi tersebut. Evaluasi merupakan subsistem yang sangat penting dan sangat di butuhkan dalam setiap sistem pendidikan, karena evaluasi dapat mencerminkan  seberapa jauh perkembangan atau kemajuan hasil pendidikan. Dengan evaluasi, maka maju dan mundurnya kualitas pendidikan dapat diketahui, dan dengan evaluasi pula, kita dapat mengetahui titik kelemahan serta mudah mencari jalan keluar  untuk berubah menjadi lebih baik ke depan.

Evaluasi ini mencakup evaluasi hasil belajar dan evaluasi pembelajaran, maka seorang pendidik harus dapat membedakan mana yang kegiatan evaluasi hasil belajar dan mana yang kegiatan evaluasi pembelajaran. Evaluasi hasil belajar menekankan pada pencapaian informasi tentang seberapakah hasil belajar yang dicapai oleh siswa sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, sedangkan evaluasi pembelajaran merupakan suatu proses yang sistematis untuk memperoleh informasi tentang keefektifan proses pembelajaran dalam membantu siswa mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara optimal.

Didalam sistem evaluasi pembelajaran melalui tes ataupun lewat non tes guru harus punya sistem penilaian yang standar sesuai dengan peraturan yang telah disepakati disekolah. Misalkan sistem evaluasi pembelajaran lewat tes yaitu dengan cara memberikan ujian tulis ataupun lisan, kemudian sistem evaluasi pembelajaran lewat non tes menggunakan sistem penilaian bagaimana perkembangan peserta didik baik dari segi afektif dan psikomotorik siswa.Disetiap kurikulum yang berbeda pasti akan mempunyai perbedaan disetiap sistem evaluasi pembelajaran, misalkan KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan) yang perlu menggunakan pendekatan penilaian yang terpadu untuk menunjukan suatu hasil atau disebut dengan outcomes pendidikan yang dilakukan secara komprehesif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perangkat Pembelajaran (Silabus, Rpp, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, LKS Dan Perangkat Evaluasi)

Nama : Nafalia Nim : 12001244 Kelas/Semester : 4G Pai Mata Kuliah : Magang 1 (Mengulas Materi) Dalam perangkat pembelajaran adalah suatu kum...